Kamis, 27 Maret 2014

Syurga Dunia Akhirat

Di sunyinya sang Malam
Ku melihat indah taburan bintang
fikirku bertanya-tanya
Apalah arti kehidpuan ini

Kian waktu terus berlalu
laksana roda yang mendayu kencang
Di situ jua kutemukan jawabnya
Arti hidupku untuk kehidupan

Semangat Juangku tumbuh  tuk maju
Melupakan keangkuhan tak daya diri
Tuk Menggapai Langit menggenggam bintang
Demi syurga dunia akhirat

Wahai Rabbku pemilik Syurga Dunia Akhirat….
Ku pintakan petunjuk hanya Pada-Mu
Jalan mana yang kutempuh
Tuk gapai citaku kelak


Menuju Indahnya Syurga Dunia Akhirat

BERFIKIR INDUKTIF

·      Generalisasi

Generalisasi adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh :

Generalisasi juga di sebut induksi tidak sempurna (lengkap ). Guna menghindari generalisasi yang terburu – buru, Aristoteles berpendapat bahwa bentuk induksi semacam ini harus di dasarkan pada pemeriksaan atas seluruh fakta yang berhubungan, tapi semacam ini jarang di capai. Jadi kita harus mencari jalan yang lebih prakis guna membuat generalisasi yang sah.

Tiga cara pengujian untuk menentukan generalisasi:
a).Menambah jumlah kasus yang di uji, juga dapat menambah probabilitas sehatnya generalisasi. Maka harus seksama dan kritis untuk menentukan apakah generalisasi ( mencapai probabilitas ).

b). Hendaknya melihat adakah sample yang di selidiki cukup representatif mewakili kelompok yang di periksa.

c). Apabila ada kekecualian, apakah juga di perhitungkan dan di perhatikan dalam membuat dan melancarkan generalisasi

·      Hipotesis & Teori

Hipotesis atau hipotesa adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.
Hipotesis ilmiah mencoba mengutarakan jawaban sementara terhadap masalah yang kan diteliti. Hipotesis menjadi teruji apabila semua gejala yang timbul tidak bertentangan dengan hipotesis tersebut. Dalam upaya pembuktian hipotesis, peneliti dapat saja dengan sengaja menimbulkan/ menciptakan suatu gejala. Kesengajaan ini disebut percobaan atau eksperimen. Hipotesis yang telah teruji kebenarannya disebut teori.

Pernyataan hubungan antara variabel, sebagaimana dirumuskan dalam hipotesis, merupakan hanya merupakan dugaan sementara atas suatu masalah yang didasarkan pada hubungan yang telah dijelaskan dalam kerangka teori yang digunakan untuk menjelaskan masalah penelitian. Sebab, teori yang tepat akan menghasilkan hipotesis yang tepat untuk digunakan sebagai jawaban sementara atas masalah yang diteliti atau dipelajari dalam penelitian. Dalam penelitian kuantitatif peneliti menguji suatu teori. Untuk meguji teori tersebut, peneliti menguji hipotesis yang diturunkan dari teori.

·      Analogi
   Pemikiran ini berangkat dari suatu kejadian khusus ke suatu kejadian khususnya lainnya, dan menyimpulkan bahwa apa yang benar pada yang satu juga akan benar pada yang lain.
Contoh ;
Sartono sembuh dari pusing kepalanya karena minum obat ini.
Pengetahuan secara analogis adalah suau metode yang menjelaskan barang – barang yang tidak biasa dengan istilah – istilah yang di kenal ide – ide baru bisa di kenal atau dapat di terima apabila di hubungkan dengan hal – hal yang sudah kita ketahui atau kita percayai.

Analogi Induktif adalah suatu cara berfikir yang di dasarkan pada persamaan yang nyata dan terbukti. Jika memiliki suatu kesamaan dari yang penting, maka dapat di simpulkan serupa dalam beberapa karakteristik lainnya. Apabila hanya terdapat persamaan kebetulan dan perbandingan untuk sekedar penjelasan, maka kita tidak dapat membuat suatu kesimpulan.

·      Hubungan kausal
Penalaran induktif dengan melalui hubungan kausal (sebab akibat) merupakan penalaran yang bertolak dari hukum kausalitas bahwa semua peristiwa yang terjadi di dunia ini terjadi dalam rangkaian sebab akibat. Tak ada suatu gejala atau kejadian pun yang muncul tanpa penyebab.

Cara berpikir seperti itu sebenarnya lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti halnya dalam dunia ilmu pengetahuan. Contoh : Sheily membawa paying ketika akan pergi ke kampus, karena cuaca mendung (sebab) dan akan segera turun hujan (akibat).

·      Induksi dalam metode eksposisi
Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Sebagai catatan, tidak jarang eksposisi ditemukan hanya berisi uraian tentang langkah/cara/proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses.

Langkah menyusun eksposisi:
• Menentukan topik/tema
• Menetapkan tujuan
• Mengumpulkan data dari berbagai sumber
• Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih
• Mengembangkan kerangka menjadi karangan eksposisi.


Sumber:


PENALARAN

 Pengertian:
adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.

2.  Infrensi & implikasi
Inferensi adalah suatu proses penarikan konklusi dari satu atau lebih proposisi. Ada dua cara yang bisa ditempuh dalam inferensi yaitu inferensi induktif dan inferensi deduktif.
·      Inversi adalah penalaran langsung dengan cara dengan menegasikan subjek proposisi premis dan menegasikan atau tidak menegasikan baik subjek maupun predikat proposisi premis, maka inversi itu disebut inversi lengkap. Inversi dilakukan dengan menegasikan subjek proposisi premis, sedangkan predikatnya tidak dinegasikan, maka inversi itu disebut inversi sebagian.

·      Dalam manajemen:
ü Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi,  perencanaan kerja dan formulasi kebijakan

ü implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan



·      Dalam logika:
ü Implikasi logis dalam logika matematika
ü Kondisional material dalam falsafah logika
Jadi, definis implikasi dalam bahasa indonesia adalah keterlibtan atau keadaan terlibat
Contoh : implikasi manusi sebagai objek percobaan atau penelitian semakin terasa manfaat dan kepentinganya.
3.  WUJUD EVIDENSI
Yaitu Unsur yang paling penting dalam suatu tulisan argumentatif adalah evidensi.   Pada hakikatnya evidensi adalah semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas, dan sebagainya yang dihubung-hubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Fakta dalam kedudukan sebagai evidensi tidak boleh dicampur-adukkan dengan apa yang dikenal dengan pernyataan dan penegasan. Pernyataan tidak berpengaruh apa-apa pada evidensi, ia hanya sekedar menegaskan apakah suatu fakta itu benar atau tidak. Fakta adalah sesuatu yang sesungguhnya terjadi, atau sesuatu yang ada secara nyata.
4.  Cara menguji fakta
Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang diperoleh adalah fakta, maka harus diadakan penilaian. Penilaian tersebut ada dua tingkat. Yang pertama untuk meyakinkan bahwa semua bahan data tersebut adalah fakta. Yang kedua yaitu dari semua fakta tersebut dapat digunakan sehingga benar-benar memperkuat kesimpulan yang akan diambil.
Cara menguji fakta ada dua yaitu :
1.     Konsistensi
2.     Koherensi

5.  Cara menguji Autorial

Menghidari semua desas-desus atau kesaksian, baik akan membedakan pula apa yang hanya merupakan pendapat saja atau pendapat yang sungguh-sungguh didasarkan atas penelitian atau data eksperimental. Ada beberapa cara sebagai berikut :
      1. Tidak mengandung prasangka
pendapat disusun berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli atau didasarkan pada hasil eksperimen yang dilakukannya.

      2. Pengalaman dan pendidikan autoritas
Dasar kedua menyangkut pengalaman dan pendidikan autoritas. Pendidikan yang diperoleh menjadi jaminan awal. Pendidikan yang diperoleh harus dikembangkan lebih lanjut dalam kegiatan sebagai seorang ahli. Pengalaman yang diperoleh autoritas, penelitian yang dilakukan, presentasi hasil penelitian dan pendapatnya akan memperkuat kedudukannya.

      3. Kemashuran dan prestise
Ketiga yang harus diperhatikan adalah meneliti apakah pernyataan atau pendapat yang akan dikutip sebagai autoritas hanya sekedar bersembunyi dibalik kemashuran dan prestise pribadi di bidang lain.    

      4. Koherensi dengan kemajuan
Hal keempat adalah apakah pendapat yang diberikan autoritas sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman atau koheren dengan pendapat sikap terakhir dalam bidang itu.

Sumber:





Kamis, 28 November 2013

SEBUAH UJIAN HIDUP



Di dunia ini tidak ada manusia yang bebas dari ujian. Baik yang kaya maupun yang miskin, semua pasti pernah merasakan. Seperti ujian yang dialami oleh saudara-saudara kita lebih dulu menndaptkanya.

Di setiap kegagalan itu ada rahasia ALLAH agar kita memiliki mental yang lebih kuat, kita bisa introspeksi diri, bisa merasakan asam garam kehidupan dan dari semua itu pada akhirnya kita bisa mengambil sebuah hikmah sehingga kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan lebih berani menghadapinya.

Sikap berbaik sangka terhadap qadha dan qodhar ALLAH adalah sikap yang harus dimiliki oleh orang yang beriman. Dan kita harus tahu makna dibalik itu semua.
Pertama, yakinlah bahwa ujian yang terjadi semuanya adalah kehendak ALLAH.
Kedua, yakinlah bahwa ALLAH Maha Suci dari perbuatan dzalim terhadap hamba-Nya. Dengan kasih-Nya, dibalik kepahitan terhimpun kasih sayang yang senantiasa memancar.
Ketiga, yakinlah bahwa setiap keputusan dan ketetapan sudah diukur. Dia Maha Tahu kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh makhluk-Nya sehingga Dia tidak akan mencelakainya.
Keempat, yakinlah bahwa setiap ujian ada akhirnya. Dunia ini fana. Dan setiap ujian menjadi sinyal bahwa apa yang kita miliki didunia tidak akan abadi, semuanya akan sirna.
Kelima, yakinlah bahwa ujian yang melimpah akan mendatangkan hikmah yang teramat dalam. Percayalah ketika ALLAH memberikan ujian, ALLAH juga sudah mempersiapkan keberuntungan kepada hamba-Nya yang diuji tadi.

Subhanallah, ALLAH SWT sangat sayang kepada kita. Dengan ujian yang ALLAH berikan itu ada salah satu cara ALLAH ingin kita semakin dekat dengan-Nya, ALLAHpun tak pernah lupa untuk menolong kita dalam setiap ujian, pasti ALLAH akan menunjukkan cara menjawab ujian itu semua. ''Dan minta pertolonganlah kamu dengan kesabaran dan dengan shalat, dan sesungguhnya shalat sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk tunduk jiwanya.'' (QS Al-Baqarah [2]: 48).


Semoga kita dijadikan ALLAH SWT, hamba-Nya yang lulus dari ujian. 

Menuju Kesuksesan

Dalam setiap kehidupan, sebagian besar orang didunia ini memiliki target. Memiliki banyak target yang membuat impian dan harapan menjadi kenyataan. Percaya atau tidak, mereka yang bersungguh-sungguh dengan semua targetan yang mungkin didalam target tersebut ada harapan yang bisa dibilang tidak dapat dilakukan justru sekarang menjadi orang-orang besar.

Mereka membuat target untuk sebuah perbaikan, perubahan dan membuat bangga orang-orang yang percaya akan impiannya dan berharap padanya. Membuat target adalah langkah awal menuju harapan atau impian yang tercapai. Tapi, hanya membuat target saja tidak cukup untuk meraih mimpi tertinggi kita itu. Butuh dilakukan dan dikosistenkan.

Ada pepatah yang mengatakan “kegagalah adalah awal dari kesuksesan”, tetapi perlu kita ingat bahwa bukan berarti kesuksesan harus dimulai dari kegagalan. Bisa jadi kesuksesan dan impian yang Anda raih adalah hasil dari perenungan, pemikiran yang mendalam, hingga Anda beraksi.

tips dalam meraih cita – cita dan impian :
1. Kenali kemampuan Anda
2. Fokus pada tujuan
3. Terus mengasah bakat
4. Berani mencoba sesuatu yang baru
5. Tekunlah berlatih
6. Belajar dan bertemanlah dengan orang sukses
7. Berdoa, Tawakal dan minta doa dari orang – orang yang kita cintai
8. Jangan lupa bersedekah,

Hamba yang istimewah dimata ALLAH

   

Menjadi orang yang sholeh adalah impian semua manusia yang hidup di dunia ini. Begitu banyak banyak manusia yang terlena dengan kehidupan dunia. Mungkin karena begitu kerasnya perjuangan hidup di dunia sehingga kita melupakan agar diri kita menjadi sholeh (sangat mencintai ALLAH SWT). Di bawah ini merupakan tanda-tanda yang Istimewa dimata ALLAH.

Kecintaan ALLAH haruslah menjadi incaran setiap mukmin. Mereka berlomba untuk mendapatkannya. Apapun diusahakan untuk meraihnya. Karena mendapat kecintaan ALLAH merupakan derajat tertinggi. Dengannya kehidupan hikiki ada. Tanpanya, yang tinggal hanya kematian.

Dibawah ini merupakan tanda-tanda hamba ALLAH yang sholeh dan sholehah

* Ciri-Ciri Wanita sholehah :
1. Menjaga Sholatnya dan akhlaknya,
2. Menutup auratnya dengan benar dan tak berpakaian                       sempit(ketat),
3. Menjaga kehormatannya,
4. Pemalu (malu berbuat buruk),
5. Menjaga mulutnya dari Ghibah (bergosip) & fitnah,
6. Tidak banyak bicara,
7. Jarang keluar rumah kecuali darurat.

*Ciri-Ciri laki-laki Sholeh :
1. Menjaga Shalatnya, dan sering jama'ah dimasjid,
2. Tidak beperangai kasar(tidak suka berbicara kotor,kasar,              Tapi sangat sopan dan santun),
3. Bertanggung jawab,
4. Mengerti ilmu agama,
5. Tidak suka berkhianat(setia),
6. Mencintai keluarganya.


Semoga ALLAH menjadikan kita dalam bagian orang-orang yang mendapatkan kecintaan-Nya, sehingga Dia senantiasa membimbing kita, mengabulakan doa kita, mengampuni dosa dan kesalahan kita, dan memasukkan kita ke dalam jannah-Nya. 




ZIKIRULLAH



     Dzikir memiliki banyak sekali manfaatdalam kehiupan kita. Saking banyaknya, sampai-sampai Imam Ibn al-Qayyim dalam kitabnya al-Wâbil ash-Shayyib menyebutkan bahwa dzikir memiliki lebih dari seratus manfaat.

      Banyak sekali ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa sallam yang mengungkapkan berbagai keutamaan dzikir dan doa, sehingga tidak diragukan lagi bahwa amalan lisan yang paling baik adalah memperbanyak dzikir. Dzikir tidak memerlukan tempat dan waktu yg khusus. Kapan dan dimanapun kita bisa berdzikir. Baik dzikir dgn lisan terlebih lagi dzikir dengan hati. Tentunya maksud daripada dzikir tersebut agar kita senantiasa mengingat kepada ALLAH SWT.

Ibnu Al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki manfaat yang sangat banyak ,diantaranya yaitu:

1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
2. Membuat ALLAH ridha.
3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
5. Menguatkan hati dan badan.
6. Menyinari wajah dan hati.
7. Membuka lahan rezeki.
8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian                            kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
9. Melahirkan kecintaan.
10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada ALLAH.
12. Orang yang berdzikir dekat dengan ALLAH.
13. Pembuka semua pintu ilmu.
14. Membantu seseorang merasakan kebesaran ALLAH.
15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi ALLAH.
16. Menghidupkan hati.
17. Menjadi makanan hati dan ruh.
18. Membersihkan hati dari kotoran.
19. Membersihkan dosa.
20. Membuat jiwa dekat dengan ALLAH.
21. Menolong hamba saat kesepian.
22. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
23. Penyelamat dari azab ALLAH.
24. Menghadirkan ketenangan.
25. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.

Firman ALLAH SWT
1. dalam surah Al-Baqarah Ayat 152 yang bermaksud:
“Maka berzikirlah (ingatlah) kamu kepada ku, nescaya aku mengingati kamu sekalian dan bersyukurlah kepadaku dan janganlah kamu mengkufuriku.”

2. dalam surah Al-Ahzab ayat 41-42 yang bermaksud:
“Wahai orang yang beriman berzikirlah (ingatlah) kepada ALLAH sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepadanya setiap pagi dan petang.”

3. dalam surah Al-Ra’du ayat 28 yang bermaksud:

“Orang yang beriman itu hati mereka menjadi tenteram kerana berzikir (mengingati) kepada ALLAH, ingatlah bahawa dengan berzikir kepada ALLAH hati akan menjadi tenteram".