Kamis, 28 November 2013

Pola Makan ala RASULULLAH



Dalam Islam, tuntunan kehidupan berkiblat pada dua sumber utama yakni Al-Qur'an dan Al-Hadits. Demikian pula tentang Pola Makanan Sehat dalam Islam tercantum berbagai aturan dan disebutkan sebagai salah satu perintah untuk mensyukuri nikmat Allah dengan mengelola sumber daya alam dengan baik.

Makanan sehat di dalam Islam sangatlah penting untuk disimak, hal ini beliputi bukan hanya pada persoalan hukum halal atau haram makanan, tetapi kualitas ( dan efek kesehatan makanan terhadap tubuh.
Rasulullah melarang umatnya untuk makan berlebihan
1.    Apabila dalam perut masih kenyang, lebih baik tidak usah makan terlebih dahulu. supaya kerja lambung tidak terlalu berat dan agar tidak menumpuk kalori yang membuat badan menjadi lemas dan malas untuk bergerak.
2.    Olah raga secara teratur sangat dianjurkan oleh Beliau karena dapat membuang kalori berlebih sehingga berat badan tetap stabil atau tidak naik.
3.    Rasulullah juga menganjurkan untuk tidak makan makanan darat dan laut sekaligus dalam satu kali menu makanan contohnya memakan ikan laut dengan ayam, karena bisa mendatangkan penyakit. hal ini dibenarkan oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam terdapat ion+ sedangkan dalam ikan terdapat ion- .
“Barangsiapa di antara kalian mendapati pagi dalam keadaan sehat wal afiat pada tubuhnya, aman dalam perjalanannya, dan memiliki makanan untuk hari yang akan dilaluinya, maka seakan-akan dunia ini menjadi miliknya.”
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

“Bila Nabi saw selesai makan, beliau menjilati jari jemarinya yang tiga.”(Diriwayatkan oleh al Hasan bin `Ali al Khilali, dari `Affan, dari Hammad bin Salamah, dari Tsabit, yang bersumber dari Anas r.a.)


Tidak ada komentar: